The Japan Foundation, Jakarta

Divisi Budaya

Kursus Cha No Yu

Sekilas Tentang Cha No Yu

Kepopuleran teh telah dikenal di seluruh dunia, namun demikian sebagai sarana dalam pergaulan, teh paling dikenal di Jepang. Persiapan serta upacara minum teh merupakan sesuatu yang sangat penting dilihat dari sisi estetika dan telah berkembang menjadi suatu seni tersendiri. Di Jepang, apabila orang diundang untuk minum teh, mereka akan duduk di sebuah ruangan kecil sambil berbincang-bincang akrab dengan tuan rumahnya, jauh dari dunia kehidupan sehari-hari. Sang tuan rumah, sebelumnya membersihkan ruangan tersebut, menggantung tulisan hias, menyiapkan perapian guna merebus air untuk membuat teh, serta telah disiapkan pula kue kering kecil. Semua itu dilakukan dengan harapan agar pertemuan tersebut menjadi menyenangkan.

Dewasa ini, dengan adanya modernisasi manusia semakin dimudahkan dalam melakukan berbagai macam pekerjaan. Waktu serta energi yang dibutuhkan untuk mempersiapkan serta menyajikan secangkir teh tampaknya bukan hal yang utama. Namun semangkuk teh bilamana disajikan dengan ritual yang diciptakan untuk ketenangan rohani, maka semua orang dapat menemukan "kedamaian dalam semangkuk teh".


Kursus upacara minum teh (cha no yu) ini dibuka untuk tingkat dasar. Melalui kursus ini diharapkan para peserta dapat memahami salah satu kebudayaan Jepang dan menerapkan hal-hal positif yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

 

Tujuan Kursus

Kursus Chanoyu dibuka untuk umum dengan tujuan agar masyarakat Indonesia dapat mengenal Chanoyu yang merupakan rangkaian seni dan filsafat hidup yang ditampilkan dengan tingkat kesopanan yang sangat tinggi, anggun dan tatakrama menawan.

Waktu Kursus

Setiap hari Selasa pukul 13:30 – 15:30 WIB.

Staf Pengajar

Pakar Upacara Minum Teh Jepang Chado Urasenke Tankokai Indonesia, pemegang sertifikat pengajar yang diakui oleh pmerintah Jepang.

Peserta Kursus

Kursus dibuka untuk masyarakat Indonesiaberusia 21 tahun ke atas, sebanyak 15 orang. Diutamakan bagi yang belum pernah mengikuti kursus ini.

Tempat Kursus

Ruang Serba Guna The Japan Foundation, Jakarta, Gedung Summitmas I lantai 2.

 

Waktu Pendaftaran

Satu tahun satu kali, 3 minggu sebelum kursus dimulai. Senin – Jumat, pk. 09.00 – 12.00 WIB dan pk. 14.00 – 16:30 WIB di kantor The Japan Foundation, Jakarta, lantai 3. (apabila peserta sudah mencapai 15 orang, pendaftaran akan ditutup).

Waktu pendaftaran akan diumumkan melalui bulletin NUANSA, web-site, milis, Face Book dan Twitter. 

Prosedur Pendaftaran

  • Mengambil dan mengembalikan formulir pendaftaran. Pendaftaran tidak dapat dilakukan melalui telepon .
  • Membawa pas foto ukuran 3x4 dan 2x3 masing-masing 1 lembar.
  • Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  • Membayar sebagian kecil biaya materi sebesar Rp. 250.000,- (pembeli sebagian teh) untuk 4 bulan kursus (15 kali pertemuan).

Bahan dan Alat-Alat

The Japan Foundation, Jakarta menyediakan bahan-bahan serta peralatan yang diperlukan selama kursus.

Sertifikat

Sertifikat akan diberikan pada peserta yang jumlah kehadirannya minimal 12 kali.

Follow us: fb-icon.png twitter-icon.png

Sekilas Tentang Divisi Budaya

Divisi Budaya dibentuk dengan tujuan untuk memperkenalkan Jepang melalui pertukaran pengetahuan melalui kegiatan pemutaran film, pameran, pertunjukan, kursus dan sebagainya. Divisi ini juga memberikan kesempatan bagi seniman muda Indonesia untuk memperkenalkan karyanya melalui kegiatan terkait pendalaman pemahaman tentang Jepang.